BERWA.ID, WAJO — Sorotan terhadap kinerja jajaran Polres Wajo kembali mengemuka. Sejumlah warga mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas yang diduga masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Wajo.
Mulai dari dugaan praktik passobis, aktivitas pelansir dan penimbunan BBM jenis solar maupun Pertalite, peredaran rokok ilegal, hingga sabung ayam, menjadi sederet persoalan yang disebut warga perlu mendapat perhatian lebih serius dari aparat penegak hukum.
Warga menilai persoalannya bukan sekadar apakah polisi mengetahui atau tidak mengetahui informasi tersebut. Yang kini dipertanyakan adalah sejauh mana informasi masyarakat ditelusuri, berapa lokasi yang telah diperiksa, berapa kasus yang berhasil diungkap, dan bagaimana hasil penindakannya.
“Kalau masyarakat saja bisa mendapatkan informasi lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas seperti itu, kami berharap polisi jauh lebih mampu melakukan penyelidikan. Turun langsung, periksa dan kalau terbukti melanggar hukum, tindak,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
JANGAN TUNGGU VIRAL, WARGA MINTA POLISI AKTIF TURUN KE LAPANGAN
Masyarakat berharap penegakan hukum tidak baru terlihat ketika sebuah persoalan ramai diberitakan atau menjadi viral di media sosial.
Sebagai institusi yang memiliki perangkat intelijen, penyelidikan, patroli dan penegakan hukum, kepolisian dinilai mempunyai kemampuan untuk melakukan deteksi dini terhadap dugaan tindak pidana maupun penyakit masyarakat jangan tidur atau sibuk bakar bakar ikan saja.
Karena itu, warga meminta jajaran Polres Wajo tidak sekadar menunggu laporan formal apabila informasi awal mengenai dugaan pelanggaran telah beredar luas.
Informasi tersebut tentu tetap harus diverifikasi dan tidak dapat langsung dianggap sebagai fakta. Namun, menurut warga, informasi yang berulang mengenai lokasi maupun aktivitas tertentu seharusnya cukup menjadi pintu masuk untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan.
KAPOLRES WAJO AKBP DOUGLAS MAHENDRAJAYA IKUT DISOROT HANYA SIBUK TOURING DAN NAIK MOTOR MOTOR
Sorotan masyarakat juga mengarah kepada Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya sebagai pimpinan tertinggi kepolisian di tingkat kabupaten.
Warga mempertanyakan langkah konkret dan strategi yang telah dijalankan selama kepemimpinannya dalam memberantas aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat belum ada yang menonjol dan dibanggakan
Publik dinilai berhak mengetahui: berapa kasus passobis yang telah diungkap, bagaimana penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, bagaimana pengawasan terhadap dugaan penimbunan BBM dan rokok ilegal, serta apa langkah kepolisian terhadap informasi mengenai sabung ayam.
Pertanyaan tersebut bukan vonis bahwa Kapolres maupun Polres Wajo melakukan pembiaran. Namun, derasnya keluhan masyarakat dinilai perlu dijawab melalui hasil kerja yang terukur, transparan dan dapat diketahui publik.
TOURING SILAKAN, TAPI PENEGAKAN HUKUM JANGAN KENDOR
Kegiatan sosial, touring maupun aktivitas berkendara yang dilakukan pimpinan kepolisian pada dasarnya merupakan hal yang sah dan bahkan dapat menjadi sarana membangun komunikasi dengan masyarakat.
Namun warga mengingatkan, kegiatan tersebut jangan sampai membuat publik kehilangan perhatian terhadap tugas pokok kepolisian.
“Touring bukan masalah. Silakan melakukan kegiatan apa pun yang positif. Tetapi kami sebagai masyarakat juga ingin melihat persoalan yang kami keluhkan ditangani. Jangan sampai masyarakat justru bertanya, polisi ke mana ketika aktivitas yang diduga melanggar hukum masih berlangsung, nanti sudah ada kejadian datang seperti POLISI BOMBAY” ujar sumber tersebut.
Dengan kata lain, masyarakat menginginkan kedekatan dengan warga berjalan, tetapi ketegasan penegakan hukum juga harus terlihat.
KAPOLDA SULSEL DIMINTA TURUN EVALUASI
Sorotan ini juga diarahkan kepada Kapolda Sulawesi Selatan. Warga meminta dilakukan evaluasi secara objektif terhadap penanganan berbagai dugaan aktivitas ilegal di wilayah hukum Polres Wajo.
Evaluasi tersebut, menurut warga, sebaiknya tidak hanya berdasarkan laporan administratif, tetapi juga melihat langsung kondisi lapangan, laporan dan pengaduan masyarakat, jumlah pengungkapan perkara, tindak lanjut informasi publik, serta hasil penindakan.
Jika kinerja jajaran Polres Wajo memang telah maksimal, masyarakat juga perlu diberikan data dan penjelasan sehingga tidak berkembang persepsi seolah-olah aparat tidak bertindak.
Sebaliknya, apabila ditemukan kelemahan pengawasan atau penanganan, warga berharap dilakukan pembenahan.
PUBLIK BUTUH JAWABAN, BUKAN SEKADAR JANJI
Sorotan masyarakat pada akhirnya bermuara pada satu tuntutan sederhana: buktikan penegakan hukum melalui tindakan nyata.
Apabila dugaan aktivitas ilegal tersebut terbukti, masyarakat meminta pelakunya diproses tanpa pandang bulu. Namun jika informasi yang berkembang ternyata tidak benar atau tidak ditemukan pelanggaran hukum, kepolisian juga diharapkan menyampaikannya secara terbuka kepada publik kalau perlu lakukan jumpa pers memperlihat kinerja bukan sibuk cari cari kesalahab masyarakat 86.
Transparansi diperlukan agar tidak muncul spekulasi, tudingan pembiaran maupun kecurigaan lain yang justru dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Hingga naskah sorotan ini disusun, berbagai tudingan yang disampaikan warga tersebut tetap merupakan informasi dan keluhan masyarakat yang memerlukan verifikasi serta pembuktian oleh pihak berwenang, dan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya pembiaran ataupun pelanggaran oleh jajaran Polres Wajo.
BERWA.ID membuka ruang seluas-luasnya kepada Kapolres Wajo, jajaran Polres Wajo, Polda Sulawesi Selatan maupun pihak lain yang disebut atau berkepentingan untuk menyampaikan hak jawab, klarifikasi, data penindakan maupun penjelasan terkait persoalan yang menjadi sorotan masyarakat.
Sebab publik tidak hanya membutuhkan pernyataan. Publik membutuhkan kepastian: yang melanggar hukum ditindak, yang tidak terbukti dijelaskan, dan setiap keluhan masyarakat ditangani secara profesional serta transparan.
BERWA.ID akan terus mengawal aspirasi masyarakat dan perkembangan penanganan berbagai persoalan yang menjadi sorotan di Kabupaten Wajo,(Tim/Red)
Editor : R. Edogawa

0 Komentar