Terungkap! Sosok yang Berhasil Membujuk Tersangka Kasus Penyekapan di Bandung Menyerahkan Diri



BERWA.ID, BANDUNG - Setelah beberapa hari menjadi buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki, Taufik Hidayat, akhirnya menyerahkan diri kepada penyidik Polda Jawa Barat.


Di balik keputusan tersebut, terungkap peran seorang pria bernama Dadang Ahyar Ismail, mantan atasan Taufik, yang mengaku menjadi sosok yang membujuk tersangka untuk menghentikan pelariannya dan memilih menyerahkan diri secara kooperatif.


Taufik sebelumnya menjadi buronan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang viral di media sosial. Polisi kemudian memasukkan namanya ke dalam daftar pencarian orang hingga akhirnya diamankan pada Selasa (23/6/2026) malam.


Kepada awak media, Dadang Ahyar Ismail mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelum menyerahkan diri, Taufik menghubunginya dalam kondisi panik setelah menyadari kasusnya menjadi perhatian publik.


"Dia menelepon saya dan mengatakan bahwa dirinya sudah viral se-Indonesia. Lalu dia meminta bantuan dan perlindungan," ujar Dadang kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).


Mendengar permintaan tersebut, Dadang mengaku tidak memberikan perlindungan, melainkan menasihati Taufik agar menghentikan pelarian. Menurutnya, cepat atau lambat keberadaan Taufik tetap akan diketahui aparat penegak hukum.


Dadang kemudian memberikan tiga pilihan kepada Taufik, yakni terus melarikan diri dengan risiko hidup sebagai buronan, tertangkap oleh masyarakat, atau menyerahkan diri kepada kepolisian.


Nasihat tersebut akhirnya membuat Taufik berubah pikiran. Ia menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan diri dan meminta agar Dadang mendampinginya saat proses penyerahan kepada polisi.


Menindaklanjuti keputusan itu, Dadang segera berkoordinasi dengan penyidik Polda Jawa Barat. Bersama seorang anggota kepolisian bernama Hendi, mereka menyusun strategi agar proses penyerahan diri dapat berlangsung aman mengingat Taufik kerap berganti nomor telepon selama pelarian.


Pada Selasa malam, Taufik kembali menghubungi Dadang dan memastikan akan datang ke rumahnya untuk menyerahkan diri. Saat itu, petugas kepolisian telah bersiaga di lokasi.

Setibanya di rumah Dadang, Taufik langsung bertemu dengan penyidik, kemudian dibawa ke Polda Jawa Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Dadang juga mengungkap alasan mengapa Taufik memilih menghubunginya. Menurutnya, mereka pernah bekerja bersama pada 2023 hingga 2024, sehingga hubungan keduanya cukup dekat.


"Saya yang paling tua di tempat kerja, jadi kalau anak-anak ada masalah biasanya menghubungi saya, termasuk Opik," ungkap Dadang.


Kini, Taufik Hidayat telah berada dalam penanganan penyidik Polda Jawa Barat dan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa terkait dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menjerat tersangka.(Tim/Red)


Editor : Rusman Edogawa




0 Komentar