Pasca Viral Dugaan Jaringan Passobis di Wajo, Sumber Sebut Aktivitas Masih Berjalan: Muncul Klaim Adanya “Rasa Aman” dari Oknum Aparat



BERWA.ID, WAJO -  Aktivitas dugaan penipuan online atau passobis di wilayah Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, disebut masih berlangsung meski sebelumnya ramai diberitakan dan menjadi sorotan publik.


Seorang sumber yang mengaku mengetahui aktivitas kelompok passobis dan meminta identitasnya dirahasiakan menyebut sebagian kelompok disebut belum menghentikan operasinya. Namun, pernyataan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh media dan masih memerlukan pendalaman aparat penegak hukum.


Menurut sumber itu, terdapat keyakinan dikalangan sebagian pelaku bahwa aktivitas mereka dinilai masih “aman” dari penindakan karena adanya dugaan perlindungan dari oknum tertentu.


“Kami masih jalan karena ada penyampaian supaya tidak terlalu khawatir, jangan hiraukan berita yang viral. Katanya tidak mungkin ada penggerebekan atau tim turun,” ujar sumber tersebut kepada media, Jumat (15/5/2026).


Sumber itu juga melontarkan tuduhan serius terkait dugaan adanya aliran dana bulanan kepada sejumlah oknum aparat sebagai biaya pengamanan aktivitas ilegal tersebut. 


Suka Duka Passobis 


Salah satu passobis yangg tidak mau disebutkan namanya mengatakan kegiatan sobis ini masih dia lakukan karena ada signal dari aparat TNI Babinsa setempat Serda SR Menyampaikan jangan kuatir lanjut saja jangan hiraukan itu berita dan tidak mungkin ada penggerebekan dan Tim Siber atau Denpom turun, lagian pula kan uang 8 juta - 10 juta perbulan ada juga diberikan pihak polsek Tanasitolo, Resmod Pajanojago, Tipidter dan Tim Polda Sulsel siapa lagi berani turun. 


Lebih lanjut passobis ini menyampaikan sejak viral berita passobis dirinya sudah takut dan anak buahnya sudah banyak yang berhenti hingga pemasukan berkurang dan tidak mampu lagi bayar biaya setoran perbulan yang dibebankang oknum Aparat TNI Babinsa Serda SR tersebut.


13 Kelompok Passobis yang sudah viral  sebelumnya dari 4 kelompok besar dari Desa Pakkanna, Kelurahan Tancung, Kelurahan Pincengpute dan Desa Palippu kini masih beraktivitas karena masih ada terlihat Oknum Aparat TNI Babinsa setempat mendatangi seakan memberikan perlidungan aktivitas haram ini.(Tim/Red)



0 Komentar