BERWA.ID, PALOPO – Aksi penipuan dengan modus tidak bisa melakukan pembayaran nontunai kembali terjadi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Sebuah insiden memalukan terekam di SPBU Binturu pada Jumat, 5 Juni 2026, di mana seorang pengendara mobil nekat melarikan diri setelah mengisi bahan bakar tanpa membayar sepeser pun. Kejadian ini sontak menjadi sorotan dan merugikan pihak SPBU hingga ratusan ribu rupiah.
Peristiwa tersebut bermula ketika sebuah mobil masuk ke area pengisian dan meminta petugas untuk mengisi bensin dengan total tagihan mencapai Rp420.000. Setelah tangki kendaraan selesai diisi penuh, pelaku berdalih tidak memegang uang tunai (cash) sama sekali. Ia kemudian mencoba berpura-pura ingin menyelesaikan pembayaran menggunakan metode QRIS maupun transfer bank di tempat.
Namun, pelaku mengklaim bahwa transaksi nontunai lewat ponselnya tersebut terus-menerus gagal atau tidak bisa dilakukan. Untuk meyakinkan petugas SPBU, pria tersebut kemudian meminta izin untuk pergi mengambil uang tunai terlebih dahulu di gerai Alfamidi Super Binturu yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia bahkan berjanji akan memarkirkan dan menyimpan mobilnya dengan aman di samping kantor SPBU Binturu sebagai jaminan.
Siasat tersebut ternyata hanyalah akal-akalan pelaku untuk mengelabuhi petugas yang berjaga. Bukannya memarkirkan kendaraan ke tempat yang dijanjikan, pengendara tersebut justru langsung memundurkan mobilnya dengan cepat. Begitu mendapat celah, ia langsung menancap gas sedalam-dalamnya dan kabur melarikan diri dari area SPBU menuju jalan raya.
Pihak manajemen dan korban kini mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengenali identitas maupun pemilik kendaraan tersebut untuk segera memberikan informasi ke pihak SPBU Binturu Palopo. Selain itu, pihak SPBU masih memberikan kesempatan dan menunggu itikad baik dari pemilik mobil untuk datang kembali dan menyelesaikan kewajiban pembayarannya secara kekeluargaan sebelum dilaporkan ke aparat penegak hukum. (***)

0 Komentar